Berita

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti/Ist

Politik

Pemerintah Revitalisasi 11 Ribu Sekolah di Tahun 2025

JUMAT, 16 MEI 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

RMOL. Pemerintah menggencarkan program revitalisasi sekolah untuk mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti mengatakan, proses perbaikan satuan pendidikan akan menggunakan pola swakelola mandiri.

Skema ini diharapkan lebih efisiensi dan dapat memberdayakan komunitas sekolah serta masyarakat setempat agar memiliki rasa tanggung jawab bersama.


"Anggarannya Rp16,9 triliun dan insyaallah itu bisa kita alokasikan untuk 11.440 satuan pendidikan,” kata Mendikdasmen dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 16 Mei 2025.

Proses revitalisasi sudah dilakukan di sejumlah sekolah, salah satunya di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Slawi. Di sekolah ini, sekolah berkolaborasi dengan komite sekolah untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan.

Hal yang sama juga dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Banyumas. Proses pembangunan gedung dan ruang praktik siswa juga melibatkan partisipasi masyarakat, yakni pelibatan para tukang bangunan yang notabene merupakan masyarakat sekitar sekolah.

Program revitalisasi ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan negara hadir dalam mewujudkan sarana pendidikan yang memadai.

“Kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah seluruh Indonesia dalam waktu secepat-cepatnya,” tegas Presiden Prabowo di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, 2 April 2025 lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya