Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/RMOL

Bisnis

Menko Airlangga Dorong Indonesia Manfaatkan Celah Tarif Longgar AS

KAMIS, 15 MEI 2025 | 19:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia akan memanfaatkan momen 90 hari penghentian tarif Amerika Serikat (AS) sebagai peluang untuk memperkuat posisi dalam negosiasi dengan negeri Paman Sam.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat merespons pemangkasan tarif dan meredanya perang dagang antara AS dan China.

“Kan 90 hari ke depan dengan China kan pause. Jadi kita memanfaatkan waktu itu untuk bernegosiasi dengan Amerika,” tegas Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 15 Mei 2025.


Ia menjelaskan bahwa Indonesia mencermati kesepakatan dagang yang telah diteken AS dengan negara lain, termasuk Inggris dan China. Inggris, kata dia, mendapat tarif dasar 10 persen, sementara China dikenakan tarif 30 persen.

“Kita kan sedang bernegosiasi dengan Amerika, jadi kita tunggu saja proses negosiasi itu,” kata Airlangga kepada awak media.

Meski belum merinci komoditas yang disiapkan, ia memastikan pemerintah tengah mengkaji sektor-sektor yang berpotensi dibawa ke meja perundingan.

“Ya kita sekarang mempelajari apa yang akan menjadi bahan pembicaraan dan kedua juga mempersiapkan komoditas yang diperlukan,” jelasnya.

Namun secara makro, Airlangga mengingatkan bahwa situasi global saat ini belum sepenuhnya stabil.

“Makro ekonomi dengan pause kita gak bisa bilang mereda, karena ini kan pause selama 90 hari. Market bereaksi positif tapi kan kita tidak bisa mengambil kesimpulan karena ini baru periode sementara,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya