Berita

Konglomerat legendaris, Warren Buffet/Net

Bisnis

Pilih Mundur dari CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett Beberkan Alasannya

KAMIS, 15 MEI 2025 | 16:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konglomerat sekaligus investor legendaris Warren Buffett memutuskan untuk mundur dari jabatan CEO Berkshire Hathaway. 

Keputusan ini sontak mengguncang dunia investasi, mengingat pria yang dijuluki "Oracle of Omaha" itu telah memimpin perusahaan tersebut selama lebih dari lima dekade.

Dalam wawancaranya dengan The Wall Street Journal, Buffett secara terbuka mengungkapkan alasan di balik keputusan tersebut.


"Bagaimana Anda tahu kalau Anda tua?" kata Buffett, seperti dilansir CNN, Kamis 15 Mei 2025.

Buffett, yang kini berusia 94 tahun, menyebut sejumlah tanda yang membuatnya sadar bahwa usia bukan lagi sekadar angka. Ia mengaku mulai kehilangan keseimbangan, sulit mengingat nama, hingga kesulitan membaca koran.

"Saat Anda mulai menua, itu memang terjadi itu tidak dapat diubah," katanya.

Pengunduran dirinya sebagai CEO akan efektif mulai awal 2026. Nantinya, posisi tersebut akan diisi oleh Greg Abel, tangan kanan Buffett yang selama ini telah dipersiapkan sebagai penerus.

Kendati melepas jabatan CEO, Buffett menegaskan akan tetap menjabat sebagai ketua Berkshire Hathaway sampai akhir hayatnya. Ia menekankan bahwa kondisi kesehatannya masih cukup baik.

"Kesehatan saya baik-baik saja, dalam artian saya merasa baik setiap hari," ujarnya.

Meski usianya sudah senja, semangatnya dalam dunia bisnis bisnis tidak akan surut.

"Saya di sini di kantor dan saya dapat bekerja dengan orang dekat saya dan kami bersenang-senang. Saya tidak akan duduk di rumah dan menonton sinetron. Minat saya masih sama," tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya