Berita

Salah satu Sekolah Dasar yang mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin kencang di Aceh Tamiang/BPBD Aceh Tamiang via BPBA.

Nusantara

Angin Kencang Rusak Dua Sekolah dan Tiga Rumah di Aceh Tamiang

KAMIS, 15 MEI 2025 | 01:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Angin kencang menerjang sejumlah kampung di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam bencana alam yang terjadi pada Senin, 12 Mei 2025, tersebut membuat dua sekolah dan tiga rumah warga di dua kecamatan mengalami kerusakan cukup parah.

“Akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang sehingga terjadinya angin kencang yang mengakibatkan rusaknya rumah warga dan fasilitas umum lainnya,” ujar Staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, dalam keterangannya yang dikutip RMOLAceh, Rabu, 14 April 2025.

Haslinda menyebutkan, angin kencang terjadi di Kecamatan Karang Baru. Tepatnya di Kampung Dalam, Kampung Banai, dan Kampung Bundar. Serta Kampung Paya Bedi di Kecamatan Rantau. 


"Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian ini, sementara data jumlah korban terdampak masih dalam pendataan pihak berwenang," imbuh Haslinda.

Menurut Haslinda, bangunan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut yaitu SD IT Darul Mukhlisai dan satu sekolah dasar lainnya yang mengalami rusak berat, serta tiga unit rumah warga yang mengalami rusak ringan.

Sejauh ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan, dokumentasi, dan pelaporan. 

"Hingga saat ini, kondisi di wilayah terdampak telah kembali kondusif," pungkas Haslinda.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya