Berita

Ketua DPR, Puan Maharani dalam pembukaan Parliamentary Union of The OIC Member State (PUIC) 2025/tangkapan layar

Politik

Di Depan Prabowo, Puan Tolak Gagasan Relokasi Warga Gaza

RABU, 14 MEI 2025 | 22:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR Puan Maharani menolak gagasan relokasi warga Gaza, Palestina saat berpidato dalam pembukaan Parliamentary Union of The OIC Member State (PUIC) 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam, 14 Mei 2025.

Sikap ini disampaikan Puan dalam acara yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan para ketua parlemen negara anggota. Awalnya, Puan menyinggung situasi Palestina yang semakin hari semakin mencekam.

“Masyarakat sipil menjadi korban perang, perempuan dan anak-anak mengalami kelaparan, rumah sakit dan sekolah juga hancur,” kata Puan.


Puan mengajak negara-negara yang tergabung dalam PUIC untuk ikut membantu rakyat Palestina dan menghentikan penindasan di sana.

Tak berhenti di situ, politisi PDIP ini lantas mengajak seluruh negara di PUIC untuk menolak rencana relokasi warga Palestina.
 
“Kita harus menolak gagasan merelokasi rakyat Palestina dari wilayah Gaza. Gaza adalah milik rakyat Palestina,” ujarnya.
 
“Parlemen harus mendorong lebih banyak negara di dunia untuk mengakui negara Palestina. Kita juga harus mendorong penyelesaian konflik secara damai melalui solusi dua negara,” tutupnya.

Sikap Puan ini berbeda dengan wacana yang sempat disampaikan Presiden Prabowo. Sebelumnya, Prabowo menyebut rencana evakuasi 1.000 warga Palestina di Gaza bagi mereka yang terluka akibat serangan militer Israel ke Indonesia.

Prabowo sempat mengklarifikasi rencana evakuasi tersebut bukan seperti relokasi dan bersifat sementara. Jika situasi di Gaza kembali stabil, para penyintas perang akan dipulangkan kembali ke Palestina.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya