Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sentimen Global Mereda, Rupiah Menguat ke Rp16.579 Usai Libur Panjang

RABU, 14 MEI 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar mata uang Rupiah dibuka menguat ke Rp16.579 per Dolar AS pada perdagangan Rabu 14 Mei 2025.

Mata uang Garuda itu menguat 49 poin atau 0,29 persen dari perdagangan sebelumnya usia libur panjang Waisak.

Pengamat pasar modal dan keuangan, Ibrahim Assuaibi menilai Rupiah terangkat berkat sentimen global yang mulai stabil seperti kesepakatan pemangkasan tarif antara China dan Amerika Serikat (AS).


“Pemangkasan dan jeda waktu 90 hari membuat para investor itu sedikit lebih tenang. Selain itu rilis tentang data inflasi Amerika Serikat yang sedikit lebih lemah dari perkiraan membuat indeks dolar sendiri sedikit tertekan,” kata Ibrahim kepada RMOL pada Rabu 14 Mei 2025.

Adapun secara keseluruhan, inflasi AS April 2025 tercatat mencapai 0,2 persen (MtM) dan 2,3 persen dibandingkan April 2024. Angka ini di bawah proyeksi pasar dan lebih rendah dari bulan Maret 2025 yang mencapai 0,3 persen MtM dan 2,4 persen YoY.

Untuk itu, ia memprediksi Rupiah di pekan ini akan terus menguat, menyusul berlanjutnya pelemahan indeks Dolar menuju level 100.10.

“Indeks Dolar kemungkinan melemah di 100.10 Artinya akan ada penurunan yang cukup bagus untuk penguatan mata uang Rupiah dalam perdagangan di minggu ini,” tuturnya.

Ibrahim memprediksi Rupiah pekan ini akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp16.500 sampai di Rp16.630 per Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya