Berita

Warga Greged sindir janji manis Bupati Cirebon dengan berswadaya menambal alan berlobang/RMOLJabar

Nusantara

Sindir Janji Manis Bupati, Warga Cirebon Tambal Jalan Rusak Secara Swadaya

RABU, 14 MEI 2025 | 03:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gerah dengan janji-janji manis Bupati Cirebon, Imron, soal perbaikan infrastruktur jalan poros yang rusak, sejumlah pemuda dan masyarakat Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged berswadaya menambal jalan berlubang yang sangat membahayakan pengendara sepeda motor.

Pantauan RMOLJabar di lapangan, para pemuda tersebut tidak menghiraukan terik matahari, tetap bersemangat menambal jalan-jalan yang berlubang di ruas jalan Gumulung Lebak Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon.

Tokoh Pemuda Gumulung Lebak, Gugun (35) mengatakan, warga merasa Pemkab Cirebon tidak peka dengan kondisi jalan rusak yang sangat dikeluhkan, sehingga masyarakat di setiap desa secara swadaya melakukan penambalan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah tersebut.


"Dengan peralatan seadanya, warga Desa Gumulung Lebak berswadaya membeli semen dan pasir. Alhamdulillah warga sangat bersemangat bahu-membahu menambal jalan berlubang seperti perangkap tikus raksasa," kata Gugun kepada RMOLJabar, Selasa 13 Mei 2025.

Sementara Koordinator Aliansi Peduli Cirebon Selatan (Aspecs), Ipul mengatakan, pihaknya sudah melakukan negosiasi langsung dengan pihak pemerintah daerah pada 5 Mei 2025. 

Adapun hasilnya, menurut Ipul, pihak Pemkab Cirebon menjanjikan jalan yang rusak akan diperbaiki. Tapi sampai sekarang, realisasinya masih sebatas janji manis saja.

"Katanya nanti, tapi kapan? Jalan rusak terus, motor warga sudah rusak duluan," sindirnya.

Ipul menegaskan, para pemuda dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Peduli Cirebon Selatan berkomitmen akan terus mengawal janji pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan Halimpu-Wangkelang dan Jalan-jalan poros lainnya di wilayah Kecamatan Greged dan Beber.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya