Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Istimewa

Politik

Jangan Sampai Polri Dianggap Kurang Kredibel Karena Kejagung Lebih Pilih TNI

SELASA, 13 MEI 2025 | 23:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kejaksaan Agung (Kejagung) harus terbuka dan tidak menutup-nutupi kalau memang ada persoalan dengan Polri, sehingga lebih memilih Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan pengamanan di seluruh kantor Kejaksaan.

Begitu yang disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, merespons pengerahan personel TNI untuk melakukan pengamanan di kantor-kantor Kejaksaan.

"Kejaksaan saya kira harus terbuka, jangan ada yang ditutup-tutupi, jika memang ada masalah harus diungkap secara terbuka," kata Saiful kepada RMOL, Selasa, 13 Mei 2025.


Karena, kata Saiful, pengamanan dari unsur TNI tidak lazim adanya. Soal keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) adalah wewenang Polri, bukan TNI.

"Saya kira harus klir apa masalahnya, apakah memang ada masalah dengan Polri atau ada apa? Tentu pertanyaan tersebut juga tersiar di berbagai benak publik," tutur Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, jika memang ada masalah, maka Kejaksaan dapat mengadukan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala pemerintahan. Jangan justru menunjukkan sikap yang memberi kesan ada hubungan kurang baik dengan lembaga Kepolisian.

"Jika hal tersebut terus berlanjut maka kurang baik di hadapan publik, karena Polri dianggap kurang kredibel dan dipercaya oleh Kejaksaan, apalagi oleh rakyat," pungkas Saiful.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya