Berita

Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan putrinya, Sara Duterte-Carpio/Net

Dunia

Klan Duterte Bangkit Kembali di Pemilu Sela Filipina, Pukulan Berat untuk Marcos

SELASA, 13 MEI 2025 | 14:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemilu paruh waktu atau sela Filipina awal pekan ini memberi hasil mengejutkan yang memperkuat posisi politik keluarga Duterte, sekaligus menimbulkan pukulan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang popularitasnya kian menurun.

Salah satu kejutan terbesar adalah keberhasilan sekutu Sara Duterte, Wakil Presiden yang dimakzulkan, dalam merebut sedikitnya empat kursi Senat, lebih banyak dari yang diperkirakan. 

Dukungan ini bisa memperkuat posisinya dalam menghadapi persidangan Senat pada bulan Juli atas berbagai tuduhan, termasuk penyalahgunaan dana publik dan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Marcos.


Sara Duterte, putri dari mantan Presiden Rodrigo Duterte, akan menghadapi persidangan yang dapat memakzulkannya secara permanen dan mencegah pencalonannya dalam pilpres mendatang. 

Untuk vonis bersalah, dua pertiga anggota Senat harus menyetujuinya, yang kini tampak semakin sulit dicapai dengan bertambahnya jumlah sekutunya.

“Sidang Senat masih merupakan ancaman besar bagi Sara Duterte, tetapi hasil pemilu ini membuat proses vonis menjadi lebih kompleks. Akan ada banyak negosiasi sekarang," kata profesor ilmu politik Universitas Filipina Maria Ela Atienza, seperti dimuat Bloomberg pada Selasa, 13 Mei 2025. 

Sementara itu, ayah Sara, Rodrigo Duterte kembali merebut posisi Wali Kota Davao City meski masih menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Dua putranya pun memimpin dalam pemilihan masing-masing, menjadikan klan Duterte semakin kuat.

Pergeseran ini dinilai sebagai tanda bangkitnya kembali kekuatan politik Duterte. 

“Hasil ini mencerminkan menurunnya popularitas Marcos Jr., bangkitnya kembali citra Duterte, dan diterimanya kembali oposisi liberal tradisional,” ungkap Anthony Lawrence Borja dari Universitas De La Salle.

Ketegangan antara Presiden Marcos Jr. dan Sara Duterte makin memanas sejak pecahnya aliansi politik mereka. November lalu, Duterte mengeluarkan pernyataan keras yang mengancam nyawa Presiden dan istrinya, jika ia dibunuh. 

Situasi semakin rumit ketika Marcos mengizinkan penangkapan Rodrigo Duterte oleh otoritas internasional pada Maret.

Meskipun pemilu ini tidak secara langsung memilih presiden atau wakil presiden, hasilnya menjadi barometer politik menjelang pemilu 2028 dan bisa menghambat agenda kebijakan Marcos, termasuk ambisinya memperluas pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen tahun ini.

Dengan kemenangan signifikan kubu Duterte dan lemahnya kinerja tim Marcos di Senat, Filipina tampaknya akan memasuki babak baru dinamika politik yang lebih sengit dan penuh intrik.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya