Berita

IlustrasiRMOL

Bisnis

Eropa Sambut Positif Kesepakatan AS-China, Bursa Dibuka Menguat

SENIN, 12 MEI 2025 | 16:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) dan China sepakat untuk mengurangi tarif timbal balik. Ini membawa angin segar dan berdampak pada pergerakan ekuitas saham Eropa. 

Investor pun menyambut baik tanda-tanda kemajuan dalam perundingan tersebut dan berharap perang dagang bisa mereda. 

Ada kabar yang menyebutkan bahwa dalam perundingan tersebut AS akan mengurangi tarif pada barang-barang China dari 145 persen menjadi 30 persen selama 90 hari, sementara China menurunkan tarif impor AS dari 125 persen menjadi 10 persen untuk jangka waktu yang sama. Namun, akan ada rincian lebih jelas dan lengkap terkait hal ini


Pengumuman ini menandai penurunan yang signifikan dalam perang dagang dan menunjukkan kesediaan dari kedua belah pihak untuk mencari kompromi daripada melanjutkan perselisihan tarif.

Dikutip dari Reuters, indeks STOXX 600 pan-Eropa dibuka menguat 1,1 persen pada perdagangan Senin 12 Mei 2025. 

STOXX 50 melonjak sekitar 1,8 persen. Indeks DAX acuan Jerman naik  1,6 persen, mencapai rekor tertinggi baru

FTSE 100 juga dibuka naik  mendekati level tertinggi lima minggu. 

Di seluruh indeks, kenaikan signifikan datang dari HSBC Holdings yang naik 3,7 pesen, begitu juga dengan saham Shell yang melonjak 2,6 persen.

Saham sektor perawatan kesehatan Eropa turun 2,9 persen, dengan Novo Nordisk Novo Nordisk turun hampir 8 persen, AstraZeneca turun sekitar 4 persen dan GSK turun hampir 3 persen.

Saham Infineon menguat 6,3 persen, saham  Puma juga naik 5,9 persen, serta Mercedes-Benz AG yang juga melonjak 5,5 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya