Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Bisnis

Termahal di Dunia, Harga Obat di AS Bakal Dipangkas Trump Hingga 80 Persen

SENIN, 12 MEI 2025 | 14:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana pemerintahannya untuk memangkas harga obat resep dan produk farmasi di dalam negeri secara drastis.

Lewat akun Truth Social, Trump menyebut perintah eksekutif baru tersebut akan ditandatangani pada Senin 12 Mei 2025, sebagai salah satu langkah paling bersejarah yang pernah diambil pemerintahannya.

“Dengan senang hati saya umumkan bahwa besok pagi, pukul 09.00 di Gedung Putih, saya akan menandatangani salah satu perintah eksekutif terpenting dalam sejarah negara kita,” tulis Trump pada Minggu, seperti dikutip Reuters.


Ia menegaskan, kebijakan itu akan menurunkan harga obat antara 30 hingga 80 persen.

“Harga obat resep dan farmasi akan DITURUNKAN, segera,” katanya.

Harga obat-obatan di Amerika Serikat selama ini memang dikenal sebagai yang paling mahal di dunia. Dalam banyak kasus, harganya bisa mencapai lima hingga 10 kali lipat dibandingkan negara lain. Trump menyoroti bagaimana perusahaan farmasi kerap berdalih bahwa harga tinggi tersebut disebabkan oleh tingginya biaya penelitian dan pengembangan (R&D).

Untuk menyeimbangkan dampaknya di dalam negeri, Trump juga berencana menaikkan harga obat-obatan buatan AS yang dijual ke luar negeri. Langkah ini sekaligus memperpanjang daftar kebijakan ekonomi nasionalis yang ia dorong sejak kembali menjabat pada Januari lalu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya