Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Perundingan China-AS Bawa Angin Segar ke Pasar Minyak Dunia

SENIN, 12 MEI 2025 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang berlangsung selama akhir pekan ikut mendongkrak harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin pagi, 12 Mei 2025.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 27 sen atau 0,4 persen menjadi 64,18 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan pada harga 61,30 Dolar AS per barel, naik 28 sen atau 0,5 persen, dari penutupan hari Jumat.

Kedua acuan harga minyak ini meningkat lebih dari 1 Dolar AS pada hari Jumat dan naik lebih dari 4 persen minggu lalu, mencatat kenaikan mingguan pertama sejak pertengahan April setelah kesepakatan dagang AS dengan Inggris membuat para investor optimis bahwa gangguan ekonomi akibat tarif Amerika terhadap mitra dagangnya dapat dihindari.


AS dan China mengakhiri perundingan dagang dengan catatan positif pada hari Minggu, dengan pejabat AS menggembar-gemborkan tercapainya kesepakatan untuk mengurangi defisit perdagangan AS, sementara pejabat China mengatakan kedua belah pihak telah mencapai "konsensus penting".

Pengamat menilai, pembicaraan positif antara dua ekonomi terbesar dunia dapat membantu meningkatkan permintaan minyak mentah karena perdagangan, yang saat ini terganggu oleh tarif besar-besaran dari kedua negara.

"Optimisme atas perundingan konstruktif AS-China mendukung sentimen, tetapi rincian terbatas dan rencana OPEC untuk meningkatkan produksi membatasi keuntungan," kata Toshitaka Tazawa, seorang analis di Fujitomi Securities.

Tazawa merujuk pada rencana Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, untuk mempercepat kenaikan produksi pada bulan Mei dan Juni yang akan menambah lebih banyak minyak mentah ke pasar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya