Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Kian Optimis, Dolar AS Menguat

SENIN, 12 MEI 2025 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mata uang Dolar Amerika Serikat menunjukkan keperkasaannya setelah pertemuan delegasi Amerika Serikat (AS) dan China terkait kesepakatan dagang dan tarif. 

Perundingan dua ekonomi terbesar dunia di Swiss cukup melegakan pasar membuat indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik 0,2 persen pada awal perdagangan di Asia, Senin pagi 12 Mei 2025.

Kebijakan tarif besar-besaran diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump bulan lalu telah mengguncang kepercayaan pada aset-aset Amerika. Sejak itu, Dolar AS, obligasi pemerintah, dan ekuitas terpukul. 


Kini, perhatian pasar akan tertuju pada laporan keuangan dan data Amerika minggu ini, termasuk angka indeks harga konsumen (IHK) yang akan diluncurkan pada Selasa. 

Dikutip dari Reuters, Dolar AS menguat 0,3 persen terhadap Yen Jepang, menjadi 145,85 Yen. Namun, Dolar AS melemah terhadap Dolar Selandia Baru, proksi umum bagi aset berisiko, yang menguat 0,2 persen menjadi 0,5921 Dolar AS.

Euro melemah 0,20 persen menjadi 1,1226 Dolar AS. Sementara Dolar Australia diperdagangkan di 0,6424 Dolar AS, naik 0,19 persen pada awal perdagangan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya