Berita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/RMOLJabar

Politik

Dilaporkan ke Komnas HAM, Begini Respons Dedi Mulyadi

SENIN, 12 MEI 2025 | 06:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dilaporkan ke Komnas HAM terkait kebijakan memasukkan siswa nakal ke barak militer, yang menuai protes keras dari walimurid. Mereka menilai kebijakan ini tidak selaras dengan filosofi pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Dedi memberikan respons terbuka melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Dedi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang peduli terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menangani anak-anak dan remaja dengan perilaku khusus. Ia juga mengapresiasi kritik, saran, hingga pelaporan yang menuduhnya melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), khususnya hak anak.


“Saya yakin seluruh kritik, saran, dan pelaporan itu didasarkan pada concern dan keberpihakan kepada anak-anak dan remaja di Jawa Barat,” ucap Dedi Mulyadi, dikutip RMOLJabar, Minggu 11 Mei 2025.

Menurut Dedi, kontroversi ini adalah risiko dari upayanya memastikan masa depan anak-anak Jawa Barat lebih baik. Ia mengajak semua pihak yang peduli untuk bersama-sama mencari solusi.

“Saya menyampaikan sebagai ajakan, apabila Bapak dan Ibu memiliki concern dan keberpihakan terhadap anak-anak di Jawa Barat yang secara khusus, maka kami dengan tangan terbuka mengajak untuk bersama menyelesaikan,” lanjutnya.

Dedi mempersilakan pihak yang peduli untuk menghubungi Dinas Pendidikan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, bupati/walikota, atau kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota. Ia menyebutkan bahwa banyak anak dengan perilaku khusus sedang antre menunggu proses pendidikan di Dinas Pendidikan Provinsi.

Dengan nada terbuka, Dedi menantang para kritikus untuk turut mendidik anak-anak tersebut dengan cara mereka sendiri.

“Agar tugas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan para gubernur, walikotanya ringan, saya sangat berharap Bapak dan Ibu untuk menerima anak-anak ini, dididik, diarahkan dengan pola yang dimiliki oleh Bapak dan Ibu semua yang jauh lebih baik dibanding dengan pola yang kami miliki,” lanjut Dedi Mulyadi.

Ia bahkan menawarkan bantuan bagi pihak yang bersedia.

“Untuk itu, kami dengan tangan terbuka menerima uluran tangan Bapak dan Ibu semua. Barangkali rumahnya, yayasannya, lembaga pendidikannya, kantor pengacaranya bisa digunakan untuk tempat pendidikan anak-anak yang berperilaku istimewa,” sambung Dedi Mulyadi.

Dedi menegaskan, keterlibatan pihak lain akan sangat membantu mengurangi beban pemerintah dalam menangani anak-anak berperilaku khusus, sekaligus membuka ruang untuk pendekatan yang lebih beragam demi masa depan mereka.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya