Berita

Salah satu rumah warga di Abdya mengalami kerusakan ringan akibat gempa berkekuatan M 6,2 yang terjadi pada Ahad, 11 Mei 2025/Dok BPBD Abdya

Nusantara

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Abdya, Tiga Rumah Rusak dan Jalan Amblas

SENIN, 12 MEI 2025 | 02:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Aceh Barat Daya (Abdya) pada Ahad, 11 Mei 2025, pukul 15.57 WIB. Guncangan berpusat 21 kilometer barat daya Blangpidie dan berkedalaman 45 km.

“Gempa yang berpusat di kedalaman 45 kilometer dan berlokasi 21 kilometer barat daya Blangpidie ini dirasakan hingga ke Takengon dan Banda Aceh,” ujar Staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita dalam keterangan persnya, dikutip RMOLAceh, Ahad, 11 Mei 2025.

Menurut Haslinda, sejauh ini, tiga kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak gempa tersebut. Di Gampong Lhung Baro, Kecamatan Manggeng, satu rumah milik M. Amir mengalami kerusakan ringan. Rumah itu tidak berpenghuni karena pemiliknya berdomisili di Aceh Selatan.


Kerusakan serupa juga ditemukan di dua lokasi lain. Di Gampong Tokoh, Kecamatan Manggeng, dinding kamar mandi salah satu rumah ambruk. Sementara di Gampong Ladang Tuha Dua, Kecamatan Lembah Sabil, dinding depan sebuah rumah dilaporkan runtuh.

Tak hanya permukiman, ditambahkan Haslinda, infrastruktur jalan juga terdampak. Di Suak Nibong, Kecamatan Tangan-Tangan, beram dan talud jalan sepanjang 50 meter ambruk akibat guncangan.

“Meski kerusakan tercatat, tidak ada laporan pengungsi maupun korban jiwa,” ujarnya.

Haslinda menyebutkan, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Barat Daya telah mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Damkar ke sembilan kecamatan terdampak guna melakukan pemantauan dan penilaian dampak lebih lanjut. 

Pada Minggu malam, 11 Mei 2025, aktivitas masyarakat di wilayah tersebut dilaporkan telah kembali normal.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya