Berita

Mantan Ketua MK Anwar Usman/RMOL

Politik

Memilih Cooling Down, Anwar Usman Dipastikan Menyesal dengan Keputusan MK 90

SENIN, 12 MEI 2025 | 01:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman siap akan mengungkap hal baru terkait keputusan MK 90/PUU/XXI/2023. Namun, Anwar menegaskan masih cooling down ketika ditanya soal usulan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wapres RI.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, melihat makna cooling down yang dimaksud Anwar Usman adalah akibat adanya tekanan dari berbagai pihak yang diterimanya sebagai salah satu hakim MK.

“Tekanan yang selama ini muncul tentu mengganggu Anwar Usman, terlebih ia kehilangan reputasi yang selama ini ia jaga, termasuk kehilangan karier tertingginya,” kata Dedi Kurnia Syah kepada RMOL, Minggu, 11 Mei 2025.


Dedi menerangkan, pernyataan Anwar Usman saat ditanya tentang usulan pemakzulan Gibran seolah menyesali keputusan terkait pemilu tersebut, yang mendorong keponakannya maju menjadi wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

“Anwar Usman dipastikan menyesali putusan itu, baik karena kehilangan karier maupun karena tidak ada yang membelanya termasuk Presiden atau keluarga Gibran,” tutupnya.

Sebelumnya, Anwar Usman mengisyaratkan akan membuka "kotak pandora" putusan kontroversial MK yang memuluskan langkah Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

Hal tersebut tersirat dari pernyataan Anwar saat dimintai tanggapannya soal hiruk pikuk usulan pemakzulan Gibran dari jabatan Wapres yang disuarakan Forum Purnawirawan TNI.

“Saya belum ada komentar. Nanti deh ya kapan, biarin aja dulu, saya cooling down ya," kata Anwar Usman kepada wartawan di Gedung MK, Jumat 9 Mei 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya