Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal/RMOL

Politik

Partai Buruh: Penahanan Mahasiswa Pembuat Meme Prabowo-Jokowi Membungkam Demokrasi

MINGGU, 11 MEI 2025 | 19:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah kepolisian menahan mahasiswa ITB pembuat meme tak senonoh Prabowo dan Jokowi merupakan ancaman serius terhadap kebebasan berpendapat.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menilai, penahanan mahasiswa berinisial SSS itu mencederai kebebasan berekspresi yang dijamin dalam sistem demokrasi Indonesia.

Ekspresi dari anak muda, apalagi dari mahasiswa seni rupa ITB seperti SSS seharusnya dihargai dan didengar, bukan langsung dikriminalisasi.


“Oleh karena itu Partai Buruh dan KSPI mendukung sikap dan langkah-langkah yang diambil civitas akademika ITB yang meminta mahasiswanya dilepaskan dan tidak ada kriminalisasi,” ujar Said Iqbal, Minggu, 11 Mei 2025.

Said Iqbal mendorong kasus ini diselesaikan dengan pendekatan dialogis. Pihaknya pun memastikan akan mendukung perjuangan mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

"Akan lebih baik bila Bareskrim melakukan tindakan persuasif dan dialog dengan mahasiswa tersebut yang didampingi keluarga mahasiswa ITB tanpa perlunya penahanan dan tindakan kriminalisasi," tegasnya.

SSS ditahan usai diduga membuat meme foto Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo sedang 'berciuman'. SSS diduga melanggar Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU 1 / 2024 tentang ITE.

Partai Gerindra melalui Waketum Habiburokhman pun ikut bersikap dengan mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan kepada Bareskrim Polri per Sabtu, 10 Mei 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya