Berita

Logo PDIP/RMOL

Politik

Bukan cuma PDIP, Partai Lain Juga Babak Belur

MINGGU, 11 MEI 2025 | 12:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak ada partai yang benar-benar menjadi pemenang dalam Pemilu 2024. 

Meski Partai Gerindra berhasil mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden ke-8 RI, partai tersebut tetap harus bekerja keras karena hasil pemilihan legislatif (pileg) belum unggul secara signifikan.

Demikian disampaikan Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut kondisi partainya yang babak belur pasca Pemilu 2024.


Hal itu diungkapkan Megawati dalam pidatonya dalam pidatonya di acara Penganugerahan Trisakti Tourism Award (Desa Wisata) 2025 yang digelar di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta pada Kamis malam, 8 Mei 2025.

"Gerindra 2024 hanya menang Pilpres tapi Pileg masih kalah dari PDIP," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 11 Mei 2025.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyebut, kemenangan Pilpres seharusnya ideal jika disertai kemenangan di Pileg, sebagaimana yang dirasakan PDIP pada 2019. 

Ia juga menyoroti posisi Golkar yang meski memiliki mesin partai solid dan konsisten di tiga besar perolehan suara, belum pernah mencalonkan kader terbaiknya sejak era Jusuf Kalla.

"Sudah hampir 20 tahun Golkar tidak punya kesempatan memajukan kader sendiri sebagai capres atau cawapres," kata Adi.

Menurut Adi, kondisi ini menunjukkan bahwa bukan hanya PDIP yang mengalami penurunan, tetapi partai lain pun tidak sepenuhnya puas dengan hasil Pemilu 2024.

"Jadi kalau mau jujur sebenarnya bukan hanya PDIP yang babak belur, partai lain sebenarnya juga tidak terlalu happy," pungkas Adi.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya