Berita

Kebersamaan Joko Widodo dan Dedi Mulyadi/Ist

Politik

Gaya Dedi Mulyadi Persis Jokowi Mainkan Drama Dulang Simpati Publik

MINGGU, 11 MEI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada beberapa kemiripan gaya kepemimpinan antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio atau Hensat mengatakan, keduanya memiliki kemiripan dalam hal memikat hati rakyat. Mulai dari memanfaatkan drama hingga pendekatan kebijakan yang cenderung populis.

Ia menilai, baik Jokowi dan Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM ini piawai dalam memainkan seni bercerita, dalam arti cerita-cerita yang mereka sajikan, baik melalui pidato hingga konten di media sosial, selalu punya daya tarik yang membuat publik terpikat.


“Kesamaan Jokowi dan Dedi Mulyadi adalah satu, memanfaatkan kesenangan atau hobinya sebagian masyarakat Indonesia, yaitu nonton drama dan sandiwara. Dan sinetron, drama, sandiwara ini dimanfaatkan betul. Jadi selalu ada storytelling yang disampaikan oleh Jokowi dan Dedi Mulyadi,” ujar Hensat kepada wartawan, Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia berpandangan bahwa Jokowi dan KDM juga dikenal sebagai figur yang mengedepankan populisme. Sehingga, aksi dan gesturnya di hadapan publik seperti sudah dirancang untuk menyasar masyarakat kecil.

“Keduanya pun terlihat sama-sama mengedepankan hal-hal populis untuk mendapatkan simpati rakyat," jelasnya. 

Hensat juga menilai keduanya kerap tampil lebih santai sehingga menjadi pembeda dari pendahulu-pendahulunya yang cenderung kaku dan birokratis.

"Dan selain itu, keduanya banyak melakukan perbedaan-perbedaan dengan pejabat sebelumnya. Dari segi penampilan hingga gaya komunikasi, jadi keduanya diuntungkan karena pejabat sebelumnya yang lebih birokratis, lebih kaku, ini lebih santai," katanya.

Tak hanya itu, Hensat juga berpendapat keduanya lebih mengutamakan kedekatan yang nyata dengan rakyat ketimbang proyek-proyek abstrak. Program-program seperti infrastruktur yang dibangun oleh Jokowi atau pemberdayaan desa yang dilakukan Dedi terlihat lebih memiliki efek yang langsung dirasakan ke masyarakat.

"Baik Jokowi maupun Dedi Mulyadi lebih mengutamakan kedekatan yang lebih real ke rakyat. Jadi program-programnya juga banyak yang terlihat daripada yang sifatnya pembangunan karakter," bebernya.

Meski begitu, kata Hensat, gaya kepemimpinan seperti ini bukannya tanpa kritik. Ia menilai, pendekatan populis rawan mengesampingkan visi jangka panjang, atau narasi drama yang berlebihan bisa mengaburkan substansi. 

"Namun, tak bisa dihindari, formula yang dijalankan Jokowi dan Dedi Mulyadi terbukti efektif menjaga dukungan publik, dan kemampuan mereka untuk tetap “nyambung” dengan rakyat menjadi pelajaran tersendiri," pungkasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya