Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono/Net

Politik

Juli Mendatang, Kemenkop Targetkan 80 Ribu Koperasi Desa Sudah Kantongi Legalitas

SABTU, 10 MEI 2025 | 17:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan legalitas bagi 80 ribu koperasi desa Merah Putih dapat rampung pada Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono dalam Seminar Nasional bertajuk “Refleksi Gagasan Koperasi Bung Hatta sebagai upaya Mewujudkan Keadilan” yang digelar acara Hybrid, Sabtu 10 Mei 2025.

Menurut Ferry, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih akan dilakukan dengan tetap mengacu pada prinsip dan kaidah koperasi. Ia menegaskan, pendirian koperasi harus melalui musyawarah desa yang inklusif, dan tidak boleh didominasi oleh kepala desa.


“Dalam petunjuk pelaksanaan yang dibuat oleh Kementerian Koperasi dibatasi hanya sebagai ex officio pengawas untuk menghindari kooperasi desa ini dihegemoni oleh kepala desa,” ujarnya.

Ferry menambahkan, Koperasi Desa Merah Putih ini juga harus melibatkan unsur-unsur terbaik dari masyarakat desa agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

“Mudah-mudahan ini ditargetkan bulan Juli bertepatan dengan ulang hari koperasi. 80 ribu koperasi desa ini secara legalitas sudah jadi,” ungkapnya.

Sebab, kata Ferry, pemerintah serius mempercepat pembentukan koperasi desa melalui Instruksi Presiden 9/2025 yang melibatkan 18 kementerian/lembaga, serta seluruh kepala daerah mulai dari gubernur hingga wali kota dan bupati.

“Kemarin sudah keluar Keputusan Presiden (Keppres) untuk membentuk Satuan Tugas Pelaksanaan Percepatan Pembentukan Koperasi Desa-Kelurahan yang langsung diketuai oleh Pak Zulkifli Hasan selaku Menko Pangan. Saya sendiri ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Harian untuk mempercepat ini,” kata Ferry.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya