Berita

Pertamina dukung pemberangkatan jemaah Haji Indonesia/Ist

Bisnis

Avtur Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Penerbangan Jemaah Haji Indonesia

SABTU, 10 MEI 2025 | 13:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga akan mendistribusikan 95 ribu kilo liter avtur dari kilang-kilang domestik untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji Indonesia. 

Nantinya, bahan bakar avtur Pertamina siap mendukung keberangkatan 221 ribu jemaah haji Indonesia dari 13 bandara embarkasi haji. 

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, avtur Pertamina diproduksi melalui PT Kilang Pertamina Internasional, yakni dari Refinery Unit Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan dan Balongan.


“Pertamina memastikan produksi avtur dari kilang-kilang kami optimal, serta dapat terdistribusi dengan aman untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji," kata Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 10 Mei 2025.

Ia berharap, dukungan Pertamina pada industri penerbangan ini dapat membantu kelancaran perjalanan jamaah haji Indonesia. 

Pertamina, imbuh Fadjar, bersiaga selama 24 jam untuk melayani kebutuhan bahan bakar penerbangan haji dalam dua fase operasional, yakni 2 Mei sampai 1 Juni 2025 dan 10 Juni sampai 11 Juli 2025. 

“Pertamina juga memastikan fasilitas distribusi avtur di setiap bandara embarkasi haji dalam kondisi baik sehingga proses pemberangkatan haji berjalan sesuai perencanaan,” tandas Fadjar. 

Pertamina telah menyiapkan lebih dari 150 armada pengisian dan ratusan tenaga kerja bersertifikasi untuk memastikan pelayanan maksimal selama periode operasional haji. Seluruh proses juga didukung sistem purna jual untuk memastikan kelancaran distribusi di setiap titik.

Tahun ini, penerbangan haji dilayani oleh Garuda Indonesia, Saudia Airlines, dan Lion Air melalui 13 bandara, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Kertajati, Solo, Surabaya, Lombok, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya