Berita

Kardinal Robert Francis Prevost atau Paus Leo XIV memberikan berkat ke umat yang hadir di Basilica Santo Petrus, Vatikan/Net

Nusantara

Pemuda Katolik: Paus Leo XIV Harapan Baru Bagi Umat Dunia

SABTU, 10 MEI 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik bersyukur atas terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost atau Paus Leo XIV sebagai Paus ke-267 menggantikan mendiang Paus Fransiskus. 

"Pertama-tama selamat karena Konklaf berjalan lancar dari awal sampai akhir, kedua pastinya bersyukur atas terpilihnya Paus Leo XIV yang memberi harapan baru ke umat Katolik dunia," kata Ketua Umum Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, dalam keterangan resmi pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Menurut Gusma prosesi Konklaf yang sudah berjalan, amat sangat tertutup dan rahasia. Itu sebabnya, Gusma menilai isu adanya keterlibatan pihak luar tidak ada dalam pemilihan Paus.


"Isu yang beredar itu, saya rasa tidak benar. Memang pemilihan Paus kali ini murni campur tangan Roh Kudus, sehingga bisa cepat terlaksana tidak ada muatan politik dan sebagainya," tegas Gusma.

Dari pemilihan ini, Gusma berkeyakinan Paus Leo XIV dapat melanjutkan perjuangan dan misi Paus Fransiskus yang belum sempat dijalani, mulai dari isu perdamaian negara yang konflik, perdagangan manusia, kaum miskin, persoalan imigran serta lingkungan.

"Saya meyakini bahwa Paus Leo XIV merupakan suksesor Paus Fransiskus yang relevan dengan tantangan gereja hari ini. Pengalamanan misionarisnya, termasuk ke tanah Papua, menjadi bekal keyakinan kita perihal keberpihakannya terhadap kaum marjinal dan papa," jelas Gusma.

"Kini semua mata tertuju pada Paus Leo XIV, gebrakan dan langkah pasti harus ada demi mewujudkan keadilan di dunia, saya yakin Paus Leo XIV mampu menjalani, dan justru melanjutkan misi Paus Fransiskus," lanjutnya.

Usai diperkenalkan ke dunia, Paus Leo XIV menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih kepada mendiang Paus Fransiskus dan juga para kardinal yang terlibat dalam Konklaf. 

"Terima kasih Paus Fransiskus!" ucap Paus Leo XIV dalam pidato awal dari balkon Kapel Sistina di Roma, Italia, pada Kamis, 8 Mei 2025 waktu setempat yang dilansir dari YouTube @VaticanNews.

"Terima kasih kepada saudara-saudaraku Kardinal yang telah memilih saya untuk menjadi Penerus Petrus dan untuk berjalan bersama kalian sebagai Gereja yang bersatu, yang bersama-sama mencari perdamaian dan keadilan, bekerja bersama sebagai wanita dan pria, setia kepada Yesus Kristus tanpa rasa takut, mewartakan Kristus, menjadi misionaris, setia kepada Injil," isi penggalan pidato perdana Paus Leo XIV.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya