Berita

Reruntuhan bangunan milik sipil akibat konflik India dan Pakistan/Net

Politik

Komisi I Dorong Pemerintah RI Proaktif Jadi Jurudamai Konflik India-Pakistan

SABTU, 10 MEI 2025 | 05:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia didorong mampu berperan aktif menjadi jurudamai atas konflik antara India dan Pakistan yang kembali memanas belakangan ini.

Bagaimanapun, eskalasi konflik antara India dan Pakistan telah menimbulkan kekhawatiran berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Anggota Komisi I DPR, Sukamta berharap, sikap proaktif Pemerintah RI dalam konflik dua negara itu bisa meredakan ketegangan yang kian memanas.


"Baik India maupun Pakistan adalah negara sahabat Indonesia, tentu kita prihatin jika terjadi konflik bersenjata antarkedua negara tersebut," ujar Sukamta kepada wartawan, Jumat, 9 Mei 2025.

Sukamta juga berharap perseteruan kedua negara bersenjatakan nuklir tersebut tidak berlanjut ataupun berkepanjangan.,

Pasalnya, Sukamta menilai tidak ada cara lain selain menahan diri dan berusaha menyelesaikan permasalahan di meja perundingan.

"Konflik bersenjata akan menimbulkan korban sipil, menghancurkan fasilitas umum, dan mengganggu perekonomian," tutupnya.

Serangan militer India ke berbagai lokasi di wilayah Kashmir yang menjadi bagian Pakistan dan wilayah dekat Lahore, kota penting di Pakistan, pada Rabu 7 Mei 2025, telah mengakibatkan 31 orang sipil meninggal dunia. Sedangkan korban luka dilaporkan sebanyak 57 orang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya