Berita

Penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti, saat menjadi saksi yang dihadirkan tim JPU KPK di persidangan perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Rossa Purbo Ngaku Dihalangi Hendy Kurniawan saat Hendak Tangkap Harun Masiku dan Hasto di PTIK

SABTU, 10 MEI 2025 | 04:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keterlibatan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hendy Kurniawan, yang saat itu berpangkat AKBP kembali terungkap dalam peristiwa gagalnya penangkapan Harun Masiku dan Hasto Kristiyanto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta.

Nama Hendy Kurniawan disebut penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti, saat menjadi saksi yang dihadirkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di persidangan perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 9 Mei 2025.

Rossa mengatakan, pada saat melakukan pengejaran terhadap Hasto, pihaknya mendapatkan informasi transkrip percakapan antara satpam di kantor DPP PDIP, Nurhasan, dengan Harun Masiku.


"Di tengah-tengah pengejaran itu kami mendapatkan informasi transkrip percakapan antara Nurhasan dengan Harun Masiku yang mengatakan untuk ditenggelamkan handphonenya itu, dan dalam posisi ketemuan di suatu tempat," kata Rossa.

Percakapan antara Nurhasan dan Harun Masiku itu terjadi pada 8 Januari 2020 sekitar pukul 18.00 WIB.

"Saudara menuju PTIK yang diduga tadi ada Harun Masiku dan terdakwa, itu mulai kapan, atau sejak hilangnya kontak nomornya Harun Masiku yang tidak terdeteksi lagi tadi atau bagaimana?" tanya Hakim Ketua, Rios Rahmanto kepada saksi Rossa.

"Saya berangkat bersama tim dari kantor itu setelah Ashar untuk menyisir keberadaan uposnya (update posisi) terdakwa. Sekitar jam 18 itu posisi kami ada di seputaran Senayan, kami sempat masuk lewat pintu masuk untuk masuk ke seputaran Komplek DPR. Mencari karena uposnya pada saat itu ada di situ," jelas Rossa.

Setelah itu, lanjut Rossa, timnya kembali mendapatkan informasi dari posko satgas operasi tangkap tangan (OTT) KPK bahwa Hasto mengarah ke Blok M.

"Maka saya dan tim saya mengejar mengarah ke sana. Kemudian pada titik sekitar jam 20 kurang sekian menit itu, kurang lebih jam 20 itu, kami dapat informasi posisinya ada di seputaran PTIK. Makanya kami posisinya mengejar ke sana. Nah dalam proses pengejaran, kami sampai di lokasi kami ketemu sama (tim Satgas OTT lain) yang melakukan pengejaran terhadap Harun Masiku," tutur Rossa.

Hakim Ketua Rios selanjutnya mendalami soal pihak-pihak yang menghalangi petugas KPK saat hendak menunggu Harun Masiku dan Hasto ke luar dari PTIK.

"Itu tadi yang menghalangi siapa?" tanya Hakim Ketua Rios.

"Pada saat itu kami diamankan oleh beberapa orang, yang salah satunya saya kenal karena juga mantan penyidik KPK dulu, waktu itu pangkatnya AKBP, namanya Bang Hendy Kurniawan," ungkap Rossa.

"Kapasitas mereka itu sebagai apa, apakah memang penjaga di situ atau sedang bertugas atau gimana?" tanya Hakim Ketua Rios.

"Bukan, bukan sebagai petugas PTIK dan penjaga PTIK. Karena yang bersangkutan menggunakan pakaian preman," tegas Rossa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya