Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, utusan iklim dari Inggris Rachel Kyte dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis sore, 8 Mei 2025/RMOL

Politik

Indonesia dan Inggris Siap Kerja Sama Tangani Perubahan Iklim

JUMAT, 09 MEI 2025 | 01:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mendapat kunjungan dari pemerintah Inggris. Pertemuan selama satu jam itu menuai kesepakatan kerja sama dan kolaborasi terkait teknologi, pengalaman dan pasar karbon yang akan dikembangkan kedua negara itu.

“Indonesia memiliki potensi yang besar sekali dengan pasar karbon karena kita memiliki sumber-sumber karbon yang besar, dalam arti yang kita hutan yang besar, mangrove kita besar, gambut, bakau kita besar,” kata Eddy Soeparno usai menerima kunjungan Duta Besar Inggris Dominic Jermey dan utusan iklim pemerintah Inggris Rachel Kyte di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis sore, 8 Mei 2025.

Dalam pertemuan itu, juga disepakati Indonesia dan Inggris akan membuat program transisi energi dan potensi energi karbon ke depannya. Selain itu, permasalahan penanganan sampah di Indonesia juga menjadi salah satu topik yang dibicarakan dan disepakati adanya kerjasama kedua negara.


“Termasuk juga penanganan sampah ketika, kita belum mampu mengolah penanganan sampah kita itu juga karbon positif yang bisa kemudian kita perdagangkan ke depannya,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan antara dirinya dan pemerintah Inggris juga membahas soal investasi energi baru terbarukan untuk melaksanakan transisi energi.

“Kita ingin membangun energi terbarukan, sumber energi terbarukan cukup besar untuk 10 tahun yang akan datang, kurang lebih 70 gigawatt tambahan energi baru . Yang mana kemungkinan sekitar 70 persen itu dari energi terbarukan, nah ini membutuhkan investasi,” ujarnya.

Menurut dia, investasi dua negara itu memiliki nilai yang besar, dan tidak mungkin dikerjakan hanya dari pihak Indonesia, tapi membutuhkan negara lain seperti Inggris untuk mendukung pelaksanakan program energi baru terbarukan tersebut. 

“Tidak mungkin dikerjakan oleh kita sendiri jika kita membutuhkan investasi dari luar negeri, membutuhkan pendanaan dari semua pihak yang bisa membutuhkan kita dukungan, termasuk juga dukungan teknologi,” ungkap dia.

“Jadi investasi dalam konteks teknologi itu juga tadi dibahas bagaimana Inggris bisa berkontribusi terhadap teknologi yang dibutuhkan untuk transisi energi Indonesia,” pungkas Eddy.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya