Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Perkuat Ketahanan Pangan, PT Tombak Mas Nusantara Impor Ternak Unggul dari Australia

KAMIS, 08 MEI 2025 | 16:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Tombak Mas Nusantara resmi merealisasikan tahap pertama pengadaan ternak unggulan dari Australia. Perusahaan ini merupakan mitra pemerintah dalam penyedia daging dan susu. 

Direktur Utama PT Tombak Mas Nusantara, Aji Bagus Setiyawan, menyatakan bahwa pengadaan ini sebagai kontribusi nyata sektor swasta untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan khususnya di bagian susu.

Menurutnya, sapi yang ia bawa dari Australia merupakan bibit sapi terbaik,


“Kami ingin hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat, tidak hanya menyediakan sumber protein hewani berkualitas, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem peternakan modern di Indonesia,” ujar Aji dalam keterangannya pada Kamis 8 Mei 2025..

Ia memaparkan, tahap pertama pengiriman tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kemarin, Rabu 7 Mei 2026 dengan rincian; 

- 60 ekor sapi perah ras Friesian Holstein
- 280 ekor domba potong ras Suffolk, Texel, Dorper Black Head
- 160 ekor kambing potong ras Boer
- 34 ekor unta ras Camelus Dromedarius
- 16 ekor alpaca, hewan eksotik berpotensi untuk edukasi dan pariwisata

Seluruh ternak tersebut akan melalui proses karantina dan adaptasi secara ketat, sesuai dengan regulasi nasional dan standar kesehatan internasional, sebelum dialokasikan ke fasilitas peternakan terpadu milik PT Tombak Mas Nusantara

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran sapi perah Friesian Holstein akan mendukung produksi susu nasional, sedangkan domba, kambing, dan unta akan memperkaya ketersediaan daging berkualitas di dalam negeri. 

Sementara itu, Dr,drh Langgeng Hariyanto, msi, staf pengajar universitas Sriwijaya, menjelaskan sejauh ini pemerintah menyiapkan dokter maupun mantri Kesehatan di tiap-tiap wilayah untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan. Hal ini dalam rangka mensukseskan pengadaan susu untuk progam makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya