Berita

Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez/RMOL

Bisnis

Ekonomi Melambat, Industri Asuransi Optimis tetap Tangguh

KAMIS, 08 MEI 2025 | 15:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah tekanan perlambatan ekonomi Indonesia hingga ketidakpastian geopolitik, industri asuransi diklaim masih menunjukkan daya tahan yang baik. 

Presiden Direktur Prudential Indonesia, Tony Benitez, menilai perusahaannya sejauh ini masih mampu menangkal badai dengan cukup baik.

Menurut Tony, meskipun ketegangan ekonomi global seperti isu tarif Amerika Serikat (AS) mulai menghantui berbagai negara, namun dampaknya terhadap Indonesia masih relatif terbatas. Hal ini, kata dia, tidak lepas dari langkah efisiensi internal.


"Dari perspektif, saya kita sudah menangkal badai itu sangat sangat baik, sebagian besar karena kita memiliki kontrol yang lebih banyak terhadap biaya, terhadap beban-beban kita," kata Tony saat ditemui di Jakarta, pada Kamis 8 Mei 2025.

Lebih lanjut, Tony menyebut bahwa pengembangan produk asuransi yang menyasar berbagai segmen masyarakat menjadi kunci ketahanan bisnis. Produk-produk tersebut, kata dia, tetap mampu menjawab kebutuhan nasabah di tengah tekanan ekonomi.

"Kita sedang mengembangkan produk yang mencakup berbagai rentang kebutuhan (cover range out). Dan itu sangat membantu menopang kinerja perusahaan," jelasnya.

Sementara dari sisi pertumbuhan premi, Prudential Indonesia mencatatkan perkembangan positif. Tony mengklaim tidak ada dampak signifikan terhadap pendapatan premi meski ekonomi melambat ke 4,87 persen pada kuartal I 2025.

"Saya pikir semuanya sejalan. Jadi tidak ada dampak besar. Kita melihat 17 persen perkembangan APE (Annual Premium Equivalent) year-to-date untuk premi bisnis baru," tuturnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya