Berita

Haris Azhar/RMOL

Hukum

Haris Azhar Geram BRI Tak Siap Hadapi Sidang Gugatan Pedagang Ayam

KAMIS, 08 MEI 2025 | 00:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Haris Azhar selaku penasihat hukum Samsuri, seorang pedagang ayam kampung yang tengah bertikai dengan  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), melayangkan kritik terhadap ketegasan bank pelat merah tersebut. 
 
Hal itu terkait BRI yang belum memenuhi kelengkapan dokumen persidangan, sehingga sidang gugatan perdata ini mengalami penundaan.

"Bagaimana mau ngurusin nasabah dan rakyat kalau ngurusin diri sendiri untuk datang ke persidangan saja enggak bisa," tegas Haris seusai sidang, Senin, 5 Mei 2025.


Menurut dia, surat kuasa yang dibawa penasihat hukum BRI bermasalah karena dibuat pada 2022, sementara kasus terjadi 2025. 

Haris bertambah geram ketika BRI tidak secara spesifik menunjuk penasihat hukum untuk kasus Samsuri. Lalu, tidak dilengkapi dokumen pendukung kewenangan pejabat penandatangan.

“BRI tidak siap bertanggung jawab secara hukum," tegasnya lagi.

Sidang berikutnya dijadwalkan ulang pada 19 Mei 2025 mendatang. Kasus bermula 31 Januari 2025 saat BRI memasang stiker "Nasabah Penunggak" di rumah Samsuri di Patihan Wetan, Ponorogo. 

Padahal Samsuri tidak pernah berutang ke BRI. Tunggakan tersebut ternyata milik orang lain bernama Angger Diva Orlando.

Dampak pemasangan stiker, menurut Samsuri, penjualan ayam turun drastis dari 10-25 ekor/hari menjadi 1 ekor. Kerugian material mencapai Rp13,8 juta hingga Maret 2025, dan tekanan psikologis serta pencemaran nama baik dialami Samsuri.

Samsuri lalu menggugat BRI sebesar Rp50 miliar melalui penasihat hukum Haris Azhar dan Wahyu Dhita Putranto. Haris mengaku menerima banyak laporan serupa dari berbagai daerah. 

"Penempelan stiker ini tampaknya jadi modus yang menyebar," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya