Berita

Jumpa pers Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 8 Mei 2025/RMOL

Pertahanan

Rakornis Pom TNI Bahas Evaluasi Proker 2024

RABU, 07 MEI 2025 | 16:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Polisi Militer (Pom) tuntas digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI), di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 7 Mei 2025.

Danpuspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto menyampaikan, gelaran Rakornis Pom TNI tahun 2025 kali ini menyusun visi ke depan.

"Alhamdulillah tadi sudah dibuka oleh Bapak Kasum mewakili Panglima TNI," ujar Yusri dalam jumpa pers.


Dia menjelaskan, Rakornis Pom TNI tahun ini mengusung tema "Polisi Militer TNI yang Profesional dan Responsif dalam Menegakkan Hukum dan Tata Tertib di Lingkungan TNI Menuju TNI Prima dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju".

"Jadi dengan tema ini kita berkomitmen, polisi militer TNI berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas dan kapasitas dalam menjawab tantangan tugas ke depan," urainya.

Yusri mengungkapkan, ada 102 Dansatpom Angkatan yang hadir dalam Rakornis Pom TNI kali ini, terdiri dari 17 Dansatpom di lingkungan Mabes TNI, 25 Dansatpom Angkatan Darat, 26 Dansatpom AL, 24 Dansatpom AU.

"Serta ada juga dari pejabat-pejabat POM TNI yang ada di kelembagaan, ada sekitar 7 orang kemudian ada peninjau 5 orang," sambungnya menjelaskan.

Oleh karena terlaksananya Rakornis Pom TNI Tahun 2025 ini, Yusri menyampaikan harapannya untuk kemajuan lembaga yang menaunginya, mengingat agenda pembahasan utama adalah soal refleksi pelaksanaan kinerja tahun 2024 lalu.

"Adapun tujuan dari kegiatan Rakornis ini adalah untuk mengevaluasi tentang pelaksanaan program kerja yang dilaksanakan tahun 2024," demikian Yusri menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya