Berita

Rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan/RMOL

Politik

Realisasi Pajak Kuartal I 2025 Sebesar Rp393,9 Triliun

RABU, 07 MEI 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyampaikan laporan realisasi penerimaan pajak hingga Maret 2025 kepada Komisi XI DPR RI, di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Rabu 7 Mei 2025.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan, realisasi penerimaan pajak sampai Maret 2025 mencapai Rp393,9 triliun.

Menurutnya, angka ini mengalami kontraksi sebesar 8,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, di mana waktu itu penerimaan APBN sebesar Rp428,6 triliun. 


“Secara persentase terhadap APBN 2025, penerimaan tersebut sudah mencapai 17,6 persen dari target yang ditetapkan,” kata Suryo Utomo.

Ia mengurai angka tersebut didapat dari penerimaan PPh Non Migas yang terkumpul sebesar Rp234,5 triliun. Ini mencakup PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Orang Pribadi, PPh Badan, serta PPh Final. 

Menurut Suryo, khusus untuk PPh Pasal 21, jumlah penerimaannya cukup stabil karena terkait erat dengan pembayaran gaji dan upah yang rutin. Namun, untuk PPh Pasal 22 Impor dan PPh Badan terlihat terjadi perlambatan cukup signifikan.

Sementara itu, untuk PPN dan PPnBM, penerimaannya mencapai Rp146,2 triliun. 

“Kontraksi yang terjadi terutama disebabkan oleh perlambatan konsumsi dan turunnya harga komoditas ekspor yang berdampak pada restitusi yang diajukan oleh pelaku usaha," kata Suryo. 

"Implementasi Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax) juga berpengaruh terhadap pola pelaporan dan pembayaran PPN,” tutupnya.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya