Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani/RMOL

Politik

Terbukti Langgar Kode Etik DPR

Ahmad Dhani Disanksi Teguran Lisan dan Wajib Minta Maaf

RABU, 07 MEI 2025 | 12:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menjatuhkan sanksi ringan kepada Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani, atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya. 

Sanksi tersebut berupa teguran lisan dan kewajiban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Pengadu.

Ahmad Dhani diketahui diperiksa terkait dua aduan sekaligus, yakni pernyataan kontroversialnya mengenai naturalisasi pemain sepak bola serta laporan Ryen Pono.


“MKD memutuskan bahwa Teradu yang terhormat Ahmad Dhani dengan nomor anggota A 119 dari Fraksi Partai Gerindra telah terbukti melanggar kode etik DPR RI dan diberikan sanksi ringan. Menyatakan Teradu melakukan pelanggaran kode etik anggota DPR RI,” ujar Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam, saat membacakan amar putusan sidang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu 7 Mei 2025. 

Dek Gam menegaskan bahwa MKD memiliki kewenangan penuh untuk memeriksa dan memutuskan laporan tersebut. 

Selanjutnya, Ahmad Dhani dinyatakan bersalah dan dijatuhi sanksi ringan berupa teguran lisan kepada Teradu. 

Selain itu, Ahmad Dhani diwajibkan untuk meminta maaf kepada Pengadu paling lambat dalam waktu tujuh hari sejak keputusan dibacakan.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya