Berita

Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Anthony Salim kepada Bill Gates di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2025/RMOL

Politik

Tomy Winata Hingga Anthony Salim Hadir di Pertemuan Bill Gates-Prabowo

RABU, 07 MEI 2025 | 10:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah pengusaha dan konglomerat terkaya di Indonesia untuk hadir menemui Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2025. 

Berdasarkan pantauan RMOL, taipan terkenal seperti Tomy Winata (Artha Graha Group), Anthony Salim (Salim Group), Dato' Sri Tahir (Mayapada Group), Chairil Tanjung (CT Corp), dan Boy Thohir (Adaro Energy) tampak hadir dan duduk di ruang oval istana. 

Konglomerat lainnya yang juga terlihat ialah Haji Isam, Arsyad Rasyid (Kadin Indonesia),  Hasyim Djoko Hadikusumo, James Riady (Lippo Group), dan Prajogo Pangestu.


Mereka menunggu kedatangan Prabowo dan Bill Gates yang saat itu masih melangsungkan pertemuan empat mata di ruang Jepara. 

Sekitar pukul 09.30 WIB Prabowo dan Gates berjalan beriringan menuju ruang Oval. Presiden RI itu kemudian mengenalkan Gates kepada satu persatu pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut. 

Mereka menggelar dialog terbuka, dimulai dengan Prabowo yang memperkenalkan sosok Gates yang telah banyak berkontribusi untuk Indonesia. 

Dikatakan donasi bantuan yang diberikan Gates ke Indonesia sejak 2009 hingga kini tercatat sebesar 159 dolar AS.

"Anda telah membantu kami secara langsung dalam donasi langsung.  Lebih dari 159 juta dolar AS sejak tahun 2009. Sebagian besar untuk bidang kesehatan. Terutama hal-hal strategis seperti vaksin, vaksin polio, beliau bantuannya 1,3 triliun," papar Prabowo

Prabowo mengungkap rencananya untuk memberikan penghargaan kepada Bill Gates atas kontribusinya kepada masyarakat Indonesia dan kemanusiaan dunia selama kunjungannya di New York mendatang.

"Sebagai tanda komitmennya, dedikasinya terhadap tujuan kemanusiaan. Dan kami sepakat bahwa saya akan mencoba melakukannya pada bulan September di New York Selama musim PBB," ujarnya. 

Pertemuan itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah yakni CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafiz, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya