Berita

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud bersama Dandim 0712 Tegal, Letkol Inf Suratman secara resmi membuka Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Desa Sangkanjaya dan Danareja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Selasa, 6 Mei 2025/Istimewa

Nusantara

Warga Terisolir Tegal Bakal Terbantu Giat TMMD

RABU, 07 MEI 2025 | 05:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi kabar gembira bagi warga Sangkanjaya dan Danareja, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. 

Pasalnya, melalui pembukaan jalan yang dicanangkan program ini, dua wilayah ini dipastikan tak lagi terisolir.

Melalui rencana pembangunan jalan baru dengan volume panjang  dua kilometer dan lebar enam meter, yang ditarget rampung 21 hari ke depan, diyakini tak hanya menjadi akses baru bagi kedua warga, tapi juga sebagai katalisator utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.


"Dengan membuka jalan ini, masyarakat akan semakin mudah. Baik mudah akses perekonomian, pembangunan hingga bisa menghemat pengeluaran warga Desa Sangkanjaya," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud usai peresmian giat TMMD Sengkuyung Tahap II di lapangan Desa Sangkanjaya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 6 Mei 2025.

Sementara itu, Dandim 0712 Tegal, Letkol Inf Suratman mengatakan jalan baru yang bakal dibuka ini sebelumnya telah ditelusuri oleh beberapa personelnya. 

Hal ini, diharapkan agar jalan yang bakal dibuka menembus hutan itu tidak hanya menjadi alternatif, melainkan sebagai jalan yang memadai.

"Kebetulan jalan yang baru ini tidak hanya milik Perhutani, melainkan ada lahan milik masyarakat yang rela membelah kebunnya untuk menjadi jalan baru itu," ujar Suratman.

"Kemarin masyarakat juga mengiyakan lahan tersebut untuk dipakai jalan desa selebar 6 meter," tambahnya.

Jalan baru sepanjang 2,2 KM itu nantinya akan melewati pinggir gunung dan tembus ke lahan masyarakat. Jalan ini lebih baik daripada jalan alternatif lainnya yang menyabuk dari gunung.

Dandim menjelaskan tipikal tanah di Desa Sangkanjaya memiliki struktur yang cadas disertai bebatuan di bagian kanan dan kiri.

"Rencana kami nanti TNI dan masyarakat bisa mengambil batu tadi ke areal jalan untuk bersama-sama membangun jalan baru," jelasnya.

Pembangunan jalan baru merupakan salah satu upaya  masyarakat untuk berpindah ke desa lainnya. Sebab, akses jalan yang dilalui hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua.

Kepala Desa Sangkanjaya, Jaelani mengungkapkan selama ini akses satu-satunya warga desa Sangkanjaya melalui jembatan Gantung Danawarih yang dibangun tahun 1991 dengan panjang 150 mtr dan lebar 60 cm.

"Tentu sangat senang ketika nanti akan ada pembangunan jalan yang dapat diakses mobil," pungkasnya.

Sekedar informasi, sumber dana TMMD dari dua pihak, yakni APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp380 juta dan APBD Provinsi sebesar Rp98 juta. Totalnya  senilai Rp478 juta.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya