Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Wajar Jokowi-Gibran Terus Dikritik

Pemerintah Tak Bisa Kendalikan Memori Publik
SELASA, 06 MEI 2025 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menanggapi isu seputar keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dan membantah anggapan bahwa dirinya adalah boneka Jokowi. 

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Senin 5 Mei 2025.

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, isu ijazah Jokowi merupakan bagian dari memori publik. Begitu pun dengan proses pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wapres yang dianggap melangkahi konstitusi.


“Jadi tidak mungkin pemerintah mengendalikan ingatan publik," kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Selasa 6 Mei 2025.

Rocky menilai Prabowo sedang berupaya keras membangun pendekatan baru dalam ekonomi, seperti program makan siang gratis dan penyederhanaan distribusi pupuk bagi petani. 

Rocky menyebut publik menghargai upaya tersebut, namun tetap menyimpan kerisauan soal legitimasi politik.

“Bukan terhadap kebijakan ekonomi Prabowo, tapi terhadap legitimasi yang masih dianggap cacat, yaitu Gibran,” katanya.

Rocky menambahkan bahwa publik mengkhawatirkan kemungkinan Jokowi sedang mempersiapkan Gibran secara perlahan untuk kekuasaan politik ke depan. 

Ia menilai kritik dari masyarakat sipil, aktivis mahasiswa, LSM bahkan warganet merupakan bentuk kejujuran publik dalam menjaga demokrasi.

“Jadi kritik terhadap Pak Jokowi junto Gibran itu hal yang mesti dianggap sebagai bagian dari kejujuran publik untuk mengucapkan kerisauan mereka terhadap demokrasi atau legitimasi presiden Prabowo,” pungkas Rocky.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya