Berita

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana/RMOL

Politik

BGN: Siswa Keracunan MBG Akibat Kesalahan Teknis

SELASA, 06 MEI 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Gizi Nasional (BGN) membenarkan bahwa masih ditemukan sejumlah kesalahan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kepala BGN Dadan Hindayana mengaku akan terus memperbaiki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelaksana program MBG. Salah satunya terkait adanya kasus siswa keracunan MBG. 

“Sehingga dengan kejadian seperti ini kami melakukan perbaikan-perbaikan SOP,” kata Dadan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 6 Mei 2025. 


Adapun SOP yang akan diperbaiki antara lain terkait pemilihan bahan baku makanan yang lebih selektif lagi. Mengingat dari sejumlah kasus keracunan ditengarai makanan yang telat disajikan.  

“Karena ini terjadi di PALI (Penukal Abab Lematang Ilir di Sumsel) di mana ikan diterima hari Jumat kemudian dimasukkan ke dalam freezer, pada saat dimasak dikeluarkan kemudian diolah setengah matang, setelah diolah setengah matang, masuk lagi ke dalam freezer, kemudian diolah. Dan setelah dites dalam keadaan baik,” tuturnya. 

“Tapi terjadi di lapangan kami kemudian memutuskan pemilihan bahan baku harus lebih selektif, mungkin lebih fresh akan lebih baik,” sambungnya.

Selain itu, Dadan juga memastikan bakal menerapkan mekanisme distribusi sekolah, termasuk penyimpanan-penyerahan makanan kepada siswa yang lebih singkat. 

“Dan kami ingin menetapkan kewajiban untuk uji organoleptik di sekolah sebelum makanan ini dibagikan. Kami akan tugaskan orang tertentu untuk uji organoleptik,” tegasnya.

Selanjutnya, Dadan juga bakal menggelar pelatihan-pelatihan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar program MBG terus membaik ke depannya. 

“Pelatihan ini kelihatannya harus dilakukan rutin minimal dua bulan sekali supaya kelengahan-kelengahan itu tidak terjadi,” pungkasnya.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya