Berita

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito/Ist

Politik

DKPP Proses 16 Aduan Pelanggaran Etik PSU Pilkada 2024

SELASA, 06 MEI 2025 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tercatat ada 16 kasus dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024 yang masuk ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ketua DKPP RI, Heddy Lugito menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin  5 Mei 2025.

"Beberapa pengaduan terkait PSU, yang kemudian setelah PSU masih juga diadukan," ujar Heddy dikutip RMOL melalui siaran ulang Youtube Parlemen, Selasa 6 Mei 2025.


Dalam catatan Heddy, DKPP menerima total 16 pengaduan terkait penyelenggaraan PSU pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Ini setelah pemilihan ulang ada di Kabupaten Banggai dua pengaduan, sekarang masih proses verifikasi. Kemudian di Kabupaten Barito Utara, terkait indikasi politik uang (tiga pengaduan)," urai Heddy.

"(Kemudian) Kabupaten Buru satu pengaduan, Kutai Kertanegara tiga pengaduan, Empat Lawang dua pengaduan, Tasikmalaya tiga pengaduan, Mahakam Ulu satu pengaduan, dan Provinsi Papua satu pengaduan," sambungnya.

Heddy menegaskan, belasan pengaduan itu kini dalam status proses verifikasi baik administrasi maupun materiel. 

"Pengaduan masih kita proses sehingga belum dijadwalkan untuk digelar persidangan," demikian Heddy.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya