Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Dahnil Anzar Simanjuntak:

Prabowo Tidak akan Pernah jadi Boneka Jokowi!

SELASA, 06 MEI 2025 | 08:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Jurubicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Dahnil Anzar Simanjuntak merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang membantah tudingan bahwa dirinya hanyalah "boneka" Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Melalui akun X miliknya pada Selasa 6 Mei 2025, Dahnil menegaskan bahwa Prabowo memiliki karakter kepemimpinan kuat dan independen.

"Belakangan banyak sekali yang terus memanas-manasi bahwa beliau menjadi Boneka Pak Jokowi dan saya pastikan itu tidak akan pernah terjadi," kata Dahnil.


Dahnil pun mengungkap gaya kepemimpinan Prabowo yang sangat peduli terhadap kesejahteraan rakyat kecil dan orang-orang yang bekerja dengannya. 

Ia mengatakan bahwa Prabowo kerap berdiskusi tentang kesulitan hidup masyarakat miskin dan mendorong anak buahnya untuk bekerja demi kepentingan rakyat.

“Beliau selalu menyampaikan di tengah kemudahan ekonomi kalian maka bekerjalah untuk rakyat yang paling sulit ekonominya," kata Dahnil.

Selain itu, Prabowo dikenal tidak pernah memarahi anak buahnya di depan publik. Bila harus menegur, hal itu dilakukan secara tertutup. Ia juga menjaga martabat para tokoh senior maupun para staf yang bekerja dengan loyal.

“Pak Prabowo tidak mudah diprovokasi oleh cerita jelek dari luar,” tambah Dahnil.

Dalam sidang kabinet di Istana Merdeka, Senin 5 Mei 2025, Prabowo menegaskan bahwa hubungan konsultatif dengan Jokowi merupakan hal yang wajar dalam proses transisi pemerintahan. 

“Saya dibilang presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi. Seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya. Saya katakan itu tidak benar,” tegas Prabowo di hadapan para menteri.




Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya