Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo didampingi sejumlah pengacaranya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya/Ist

Hukum

Roy Suryo Ledek Jokowi Lapor Ijazah di Loket Kehilangan

SELASA, 06 MEI 2025 | 07:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi melaporkan lima nama terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya pada Rabu 30 April 2025, masih menjadi sorotan publik.

Salah satunya momen Jokowi yang didampingi sejumlah pengacaranya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Publik mempertanyakan apa isi map berawarna kuning yang dibawa Jokowi saat melapor.


Hal menarik lainnya adalah saat melapor Jokowi mendatangi Loket Kehilangan.

Ahli telematika Roy Suryo yang rajin bersuara lantang soal dugaan ijazah palsu Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), tak ketinggalan mengomentarinya.

"(Jokowi) lapor bener apa lapor kehilangan," kata Roy Suryo yang dikutip dari Youtube Realita TV yang dipandu jurnalis Rahma Sarita, Selasa 6 Mei 2025.

Aksi Jokowi mendatangi Loket Kehilangan SPKT Polda Metro Jaya diketahui ramai dikomentari warganet.

"Di sosial media berkembang dia datangnya ke Loket Kehilangan," kata Roy Suryo.

Foto Jokowi mendatangi Loket Kehilangan salah satunya diunggah akun X @MasBRO_back.

Tampak Jokowi duduk berdampingan dengan kuasa hukumnya Yakup Hasibuan di meja pelayanan SPKT Polda Metro Jaya yang tertulis jelas "Pelayanan Kehilangan".

Loket pelayanan ini diketahui biasanya digunakan untuk pelaporan kehilangan barang pribadi. 

"Kekira apa yang hilang, kok melaporkannya ke PELAYANAN KEHILANGAN?" tulis @MasBRO_back.

Jokowi mendatangi Polda Metro Jaya ditemani tim kuasa hukum dan dikawal pasukan pengamanan Presiden (Paspampres). Jokowi datang menggunakan pakaian batik berwarna cokelat.

Jokowi resmi melaporkan lima orang dengan tuduhan Pasal 310 tentang pencemaran nama baik dan penghinaan, serta Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik. Selain itu juga Pasal 27A, Pasal 32, dan Pasal 35 UU ITE.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya