Berita

Government Procurement Forum and Expo (GPFE) tahun 2024 lalu/Ist

Bisnis

GPFE 2025 Siap Hadir di Yoyakarta Pertengahan Juli

SENIN, 05 MEI 2025 | 21:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah mempertegas langkah transformasi digital pengadaan barang dan jasa melalui peluncuran Katalog Elektronik Versi 6 di awal tahun 2025.

Versi terbaru e-katalog ini hadir dengan fitur inovatif yang mendukung efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, menjadikannya tulang punggung pengadaan nasional berbasis digital.

Guna mendukung transparansi pemerintah, PT Fery Agung Corindotama (Feraco) menggelar The 10th Government Procurement Forum and Expo (GPFE) 2025 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta pada 23 sampai 25 Juli 2025.


Agenda ini menjadi platform strategis optimalisasi belanja negara serta peluang besar bagi penyedia business to government ( B2G) dalam memperluas bisnis, terutama bagi perusahaan dalam negeri dan perusahaan yang memiliki produk ber-TKDN.

GPFE 2025 akan  menghadirkan zona khusus inovasi UMK dan start-up yang dapat ikut mempromosikan produk barang/jasa terbaiknya kepada Kementerian/Lembaga.

“Acara ini kami rancang untuk menjadi ruang sinergi kuat antara pelaku usaha dan pemerintah. Kami ingin menghadirkan inovasi dan teknologi terkini untuk mendorong percepatan pembangunan nasional lewat pengadaan barang/jasa efisien, efektif, dan akuntabel," kata Ketua Penyelenggara GPFE 2025, Moch Ruslim, Senin, 5 Mei 2025.

Pameran ini akan dihadiri pejabat dari Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, RSU/RSUD, hingga perguruan tinggi dan asosiasi pengadaan seluruh Indonesia.

Di tahun ke-10, GPFE terus menarik lebih dari 2.800 peserta setiap tahunnya, mendukung digitalisasi pengadaan serta peralihan penggunaan e-katalog ke versi 6 untuk produk/jasa penyedia.

Sesi peningkatan kapasitas pengadaan barang/jasa pemerintah ini akan menghadirkan 26 pembicara ahli, termasuk Kepala LKPP 2022-2027, Hendrar Prihadi dan praktisi pengadaan barang/jasa senior lainnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya