Berita

Ilustrasi pencari kerja/Net

Bisnis

Pengangguran di Indonesia Tembus 7,28 Juta Orang, Naik 83 Ribu dibanding Tahun Lalu

SENIN, 05 MEI 2025 | 16:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah pengangguran di Indonesia tercatat mencapai 7,28 juta orang pada Februari 2025. Data ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin 5 Mei 2025.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia saat ini mencapai 216,79 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 153,05 juta orang masuk dalam kategori angkatan kerja, yakni mereka yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

"Dari angkatan kerja tersebut, tidak semua terserap di pasar kerja. Sehingga terdapat jumlah orang yang menganggur sebanyak 7,28 juta orang," ujar Amalia yang akrab disapa Winny, Senin 5 Mei 2025.


Jika dibandingkan dengan Februari 2024, kata Amalia, angka pengangguran ini meningkat 83.450 orang atau naik sekitar 1,11 persen secara tahunan.

Menurut Winny, pasar tenaga kerja mencakup seluruh penduduk yang siap dan bersedia bekerja, termasuk mereka yang sedang mencari kerja. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah angkatan kerja ini meningkat sebesar 3,67 juta orang pada awal 2025.

"Karena mungkin sebelumnya mengurus rumah tangga, sekarang dia mau bekerja. Atau yang lulusan baru dari sekolah dan kemudian dia siap bekerja. Jadi, tambahan angkatan kerjanya adalah sebanyak 3,67 juta orang," jelasnya.

Di sisi lain, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2025 juga mengalami kenaikan. BPS mencatat ada 145,77 juta orang yang telah bekerja, atau bertambah sekitar 3,59 juta orang dibandingkan periode sebelumnya.

Meskipun jumlah pengangguran meningkat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tercatat mengalami sedikit penurunan. TPT pada Februari 2025 berada di angka 4,76 persen, turun dari 4,82 persen pada Februari 2024.

"Penurunan TPT ini juga terjadi pada perempuan (turun 0,19 persen basis point). Sedangkan TPT laki-laki mengalami peningkatan sebesar 0,02 persen basis point," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya