Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist

Dunia

Airlangga Ungkap Proyek Geotermal RI-Jepang di Sumatera Bernilai Rp8,2 Triliun

SENIN, 05 MEI 2025 | 08:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan yang digelar antara Presiden RI Prabowo Subianto dan mantan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu malam, 4 Mei 2025, turut membahas berbagai kerja sama ekonomi. 

Kabar itu diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada awak media usai mendampingi Prabowo dalam pertemuan dengan Kishida.

Airlangga mengatakan, kedua pihak membahas perkembangan proyek kerja sama dalam kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC) yakni terkait proyek geothermal di Muara Laboh, Sumatera Barat. 


Diungkap Airlangga bahwa hari ini, Senin, 5 Mei 2025, Jepang dan Indonesia telah sepakat menandatangi proyek panas bumi sebesar 80 megawatt (MW) bernilai investasi hingga 500 juta dolar AS atau Rp8,2 triliun.

"Dan besok akan ada penandatanganan financial closing terhadap proyek di Muara Laboh, Sumatera Barat, di mana proyek itu adalah 80 MW geothermal dengan investasi sekitar 500 juta dolar AS," ungkap Airlangga.

Menurut Airlangga, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 170 memorandum of understanding (MoU) dengan Jepang.

Sebelum membahas persoalan ekonomi, kata Airlangga, Kishida menyampaikan surat dari Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba kepada Prabowo. 

Dalam surat itu menyatakan bahwa Kishida telah ditunjuk PM Jepang sebagai special envoy Perdana Menteri khusus untuk proyek-proyek AZEC di Indonesia. 

"Mantan PM Kishida itu menyampaikan surat dari Perdana Menteri Ishiba yang disampaikan langsung kepada Pak Presiden dan tentu salah satu isinya terkait dengan beliau special envoy Perdana Menteri khusus untuk proyek-proyek AZEC (Asia Zero Emission Community) ini," ujar Airlangga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya