Berita

Lapas kelas II Bukittinggi/Net

Politik

DPR Minta Investigasi Kematian Dua Napi di Bukittinggi

MINGGU, 04 MEI 2025 | 23:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi XII DPR meminta Dirjenpas Sumatera Barat melakukan investigasi secara independen penyebab dua napi tewas di Lapas Kelas II Bukittinggi.

"Jangan anggap remeh kasus kematian yang dialami napi. Bagaimanapun mereka adalah manusia sehingga pengawasan dan perlindungan mereka di dalam Lapas juga harus menjadi perhatian," kata Anggota Komisi XII DPR Mafirion kepada wartawan, Minggu, 4 Mei 2025.

"Mereka juga punya keluarga. Saya minta kasus ini diusut tuntas tanpa ada intervensi dari siapapun," tegasnya menambahkan.


Ia mengatakan sejak awal telah mengusulkan membuat peta jalan Lapas untuk mengurai benang kusut permasalahan yang terjadi di Lapas. 

Tapi hingga kini, usulan tersebut masih jalan di tempat. Padahal dengan membuat peta jalan Lapas, permasalahan yang dialami di Lapas bisa diurai begitu pula solusi untuk mengatasinya.

"Tapi kalau tidak ada langkah cepat dan tegas dari pemerintah khususnya Dirjen Pemasyarakatan, kita tidak usah kaget kalau kasus demi kasus akan tetap terjadi tanpa ada solusi berarti," ucapnya.

Politikus PKB itu menegaskan selama ini hukuman berupa bebas tugas bagi kepala lapas dan rutan, atau tunda naik pangkat dan lain-lain tak memberi efek jera.

"Saatnya hukuman ditingkatkan berupa pemberhentian dengan tidak hormat. Tidak hanya kepala lapas dan rutan, kanwilnya juga harus ikut dievaluasi," tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya