Berita

Mbah Sumi gagal berangkat haji tahun ini karena tidak bisa menggambar/Ist

Nusantara

Mbah Sumi Gagal Berangkat Haji Gara-gara Tak Bisa Menggambar

MINGGU, 04 MEI 2025 | 08:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jemaah lanjut usia (lansia) dari Magelang bernama Mbah Sumi terpaksa berangkat haji pada 1446 H/2005 M meski sudah mengantre cukup lama. Gara-garanya Mbah Sumi tak bisa menggambar saat diminta petugas Puskesmas sebagai syarat haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Gantina mengaku prihatin terhadap nasib Mbah Sumi yang gagal berangkat karena masalah sepele yang seharusnya bisa ditoleransi pihak medis.

“Pertama saya turut prihatin kepada Mbah Sumi, yang mendapatkan pelayanan tidak maksimal dari tenaga medis kabupaten Magelang, baik itu dari Puskesmas maupun rumah sakit,” kata Selly Gantina kepada RMOL, Minggu 4 Mei 2025.


Menurutnya, dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, termaktub jemaah lansia mendapat ruang sebanyak lima persen dan hal itu harus menjadi prioritas Kementerian Agama (Kemenag) maupun tim medis.

“Seharusnya kita tidak bisa berkaca pada apa yang disampaikan tenaga medis, ada kewenangan lain yang menjadi diskresi dari Kemenag, di mana dalam UU jelas, ada kuota untuk lansia itu lima persen, di atas 80 tahun. Apalagi Mbah Sumi ini sudah berumur 80 tahun," kata Selly.

Ia menegaskan Kemenkes harus memberikan toleransi kepada lansia yang kesulitan baca tulis dan memberikan keringanan kepada mereka agar bisa diberangkatkan haji lebih cepat bukan dipersulit demi kepentingan tertentu.

“Seharusnya ini menjadi titik ukur dari Kemenkes, karena tidak semua jemaah kita ini bisa baca tulis, tidak semua jemaah kita ini lulusan sma atau kuliah, maka tidak bisa baca tulis. Artinya, harus ada toleransi, dalam rangka keberangkatan jamaah dalam kategori lansia dengan istitha'ahnya,” tutup Selly.



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya