Berita

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi/Puspen TNI

Pertahanan

Ditunjuk Jadi Dirut PT Timah, Restu Widiyantoro Sudah Pensiun dari TNI

MINGGU, 04 MEI 2025 | 06:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tidak ada pelanggaran aturan dalam penunjukan Kolonel Inf TNI Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk (TINS). Sebab Restu sudah pensiun dari TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan, Restu Widiyantoro merupakan lulusan Akmil 1987 yang kini sudah purnatugas dari TNI.

"Sehubungan dengan pemberitaan yang berkembang terkait penunjukan Bapak Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk, TNI perlu memberikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Bahwa Bapak Restu Widiyantoro, lulusan Akmil 1987, merupakan purnawirawan TNI," ucap Kristomei, Sabtu 3 Mei 2025.


Kristomei pun menghormati hak purnawirawan untuk berkiprah di masyarakat. Dan penunjukan Restu tidak terkait dengan status kemiliterannya.

"Beliau sudah lama pensiun dari dinas aktif sebagai prajurit TNI. Dengan demikian, yang bersangkutan bukan lagi perwira aktif TNI, dan penunjukan beliau sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk tidak terkait dengan status sebagai anggota militer aktif," kata dia.

"TNI menghormati hak setiap purnawirawan untuk berkiprah di masyarakat sesuai kapasitas dan kompetensinya," imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Holding MIND ID, PT Timah Tbk menyetujui perubahan Dewan Direksi dan Komisaris Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Perseroan menunjuk Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama menggantikan Ahmad Dani Virsal.

Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan mengatakan, pergantian pengurus ini merupakan hal yang biasa untuk terus mendorong inovasi, efisiensi dan tata kelola yang baik.

"Perusahaan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komisaris dan Direksi di periode sebelumnya dan semoga kepemimpinan baru akan memperkuat langkah strategis perusahaan ke depan," tutur Rendi melalui keterangannya, Jumat 2 Mei 2025.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya