Berita

Ketua SPSI Jepara, Murdiyanto Yosef/RMOLJateng

Politik

Ketua DPC SPSI Jepara Sesalkan May Day di Semarang Rusuh

MINGGU, 04 MEI 2025 | 04:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peringatan Hari Buruh (May Day) 2025 di Semarang yang diwarnai kericuhan seharusnya tak perlu terjadi. 

Menurut Ketua DPC SPSI Kabupaten Jepara, Murdiyanto, aksi seharusnya berlangsung kondusif dan memberikan citra positif.

“May Day harusnya mengedepankan diskusi dalam menyampaikan aspirasi maupun menyelesaikan persoalan bukan dengan kekerasan,” kata Murdiyanto, dikutip RMOLJateng, Sabtu 3 Mei 2025.


Karena itu, ia berharap, May Day tak hanya menjadi representasi perjuangan hak buruh tapi juga momentum untuk membangun negeri menjadi lebih baik lagi. Terutama dalam sisi kesejahteraan sosial.

"May Day harus diselenggarakan dengan cara yang kondusif dan santun dengan mengedepankan semangat persatuan, semangat kemajuan untuk Indonesia, Merah Putih yang kita cintai ini," pungkasnya.

Sebelumnya, kericuhan mewarnai aksi demonstrasi peringatan May Day di Semarang. Kerusuhan tak dapat dihindari saat massa mendekati Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Polisi telah berupaya membubarkan massa, namun sejumlah kelompok yang diduga penyusup berpakaian hitam melakukan provokasi dan aksi anarkis dengan merusak pagar pembatas jalan, melakukan vandalisme di aspal Jalan Pahlawan. Bahkan melempari petugas dengan botol, batu, juga benda berbahaya lainnya.

Mobil water cannon Polisi pun terpaksa dikerahkan untuk memecah konsentrasi massa, namun petugas malah diserang dengan lemparan petasan.

Baru pada sekitar pukul 17.30 WIB situasi di Jalan Pahlawan Kota Semarang kembali kondusif dan massa berbaju hitam itu meninggalkan lokasi dan menyebar ke arah Pleburan dan Simpang Lima.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya