Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Global

Ulang Tahun Trump, Angkatan Darat AS Bakal Gelar Parade Militer Akbar

SABTU, 03 MEI 2025 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) berencana menggelar parade militer besar-besaran di Washington, D.C. pada 14 Juni mendatang. Tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun Presiden Donald Trump yang ke-79 dan juga hari jadi Angkatan Darat AS.

Rencana ini tertuang dalam dokumen internal tertanggal 29 dan 30 April yang diperoleh kantor berita Associated Press (AP). 

Parade ini menjadi bagian dari perayaan 250 tahun berdirinya Angkatan Darat dan kemungkinan akan melibatkan lebih dari 6.600 personel militer, setidaknya 150 kendaraan tempur, 50 helikopter, tujuh kelompok musik militer, serta ribuan warga sipil.


Dokumen tersebut belum diumumkan secara resmi dan isi rencana masih dalam tahap pembahasan. 

Meskipun belum ada rincian biaya, penyelenggaraan parade sebesar ini diperkirakan akan menelan puluhan juta Dolar. Dana itu akan digunakan untuk memindahkan kendaraan dan peralatan militer, serta membiayai kebutuhan logistik ribuan personel yang akan datang dari seluruh penjuru negeri.

Dorongan untuk mengadakan parade militer besar sudah lama menjadi keinginan Trump, namun pernah gagal saat masa jabatannya karena masalah biaya dan kekhawatiran akan kerusakan jalan akibat kendaraan berat. Kini, rencana parade kembali muncul sebagai bagian dari perayaan nasional yang lebih luas.

Parade ini direncanakan akan menampilkan berbagai unit militer, termasuk batalyon tank, batalyon infanteri dengan kendaraan tempur seperti Stryker, Bradley, dan artileri berat seperti Howitzer dan Paladin. Selain itu, akan ada atraksi terjun payung dari tim penerjun payung elite Angkatan Darat Golden Knights, serta partisipasi dari kelompok veteran, sekolah militer, dan komunitas pemeran ulang sejarah.

Juru bicara Angkatan Darat, Kolonel Dave Butler, mengatakan mereka ingin menjadikan perayaan ini sebagai momen yang bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Amerika. 

"Kami ingin warga Amerika mengenal Angkatan Darat dan prajurit mereka. Sebuah parade mungkin menjadi bagian dari itu, dan kami pikir itu akan menjadi tambahan yang sangat bagus untuk apa yang telah kami rencanakan," kata Butler.

Rencana parade juga telah diajukan untuk diklasifikasikan sebagai “acara keamanan nasional khusus,” yang berarti pengamanan akan ditingkatkan secara signifikan. Jika disetujui, acara ini akan ditutup dengan konser dan pertunjukan kembang api di malam hari. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya