Berita

Ketua KPU Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

Ketua KPU Klarifikasi Lagi Penggunaan Jet Pribadi di Pemilu 2024

JUMAT, 02 MEI 2025 | 20:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan jet pribadi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, kembali diklarifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Klarifikasi ini disampaikan Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, merespons temuan Transparency International Indonesia (TII) yang mengungkap besaran anggaran penyewaan jet pribadi mencapai Rp65 miliar saat Pemilu 2024.

Sosok yang kerap disapa Afif itu mengklaim, penggunaan jet pribadi dilakukan untuk menghemat waktu pengiriman logistik Pemilu 2024.


"Jadi kan kita itu dibayang-bayangi dengan waktu tahapan yang sangat mepet," ujar Afif, kepada wartawan, Jumat, 2 Mei 2025.

Dia mengungkapkan, mepetnya waktu distribusi logistik beriringan dengan jadwal kampanye peserta pemilu, di mana 3 hari setelah masa kampanye berakhir sudah harus dilakukan pemungutan suara atau pencoblosan oleh pemilih.

"Begitu kampanye (selesai) cuma 75 hari, maka pengadaan logistik, distribusi, dan lain-lainnya kan sangat terbatas dibandingkan pemilihan sebelumnya yang sampai tujuh bulan," paparnya.

Atas alasan itu, Afif menegaskan penggunaan jet pribadi bukan untuk bermewah-mewahan, melainkan untuk efektivitas penyelenggaraan pemilu.

"Maka kita harus berpikir, dalam pikiran kami sebagai penyelenggara, tentu kita berpikir jangan sampai pemilunya gagal, jangan sampai logistik gagal," terang Afif.

"Maka diambil langkah-langkah extraordinary yang kemudian itu sebagai mitigasi," tandas mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya