Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Produsen Beras Ini Catat Penjualan Rp365 Miliar Di Kuartal I 2025

JUMAT, 02 MEI 2025 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), produsen beras merek ‘Topi Koki’ mencatat kinerja positif pada kuartal pertama tahun ini. 

 Laporan keuangan yang dikutip dari keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 2 Mei 2025 menyebutkan bahwa perseroan berhasil meraih penjualan bersih sebesar Rp365,3 miliar, tumbuh 56,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya/

Secara tahunan, angka tersebut masih turun 27,0 persen akibat tingginya penjualan beras pada kuartal pertama tahun lalu dan ketersediaan stok yang lebih rendah.  


Manajemen mengatakan, perbaikan kinerja antarkuartal ini terutama ditopang oleh pemulihan bisnis inti, yakni penjualan beras melalui PT Buyung Poetra Sembada (BPS) dan beras sehat alternatif melalui anak usaha, PT Hoki Distribusi Niaga (HDN).  

"Perbaikan kinerja antarkuartal ini terutama ditopang oleh pemulihan bisnis inti, yakni penjualan beras melalui PT Buyung Poetra Sembada (BPS) dan beras sehat alternatif melalui anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga (HDN)," kata Direktur HOKI, Budiman Susilo.

Segmen penjualan beras melalui BPS dan HDN mencatatkan penjualan sebesar Rp391,4 miliar dengan kontribusi laba bersih sebesar Rp2,2 miliar pada Kuartal I 2025. 
Selain itu, bisnis HOKI lainnya, yaitu segmen penyewaan pembangkit listrik menyumbang tambahan laba bersih Rp1,8 miliar.
Perseroan akan terus melanjutkan strategi mengembangkan produk beras sehat dan praktis melalui merek Dailymeal (seperti Nasi Jagung, Nasi Singkong, dan Beras Merah) serta Hokairi Rice yang didistribusikan oleh HDN. Diharapkan, inovasi produk yang didukung oleh tim riset dan pengembangan (R&D) Perseroan yang solid akan bisa menjadi pendorong pertumbuhan HOKI tahun ini.

"Awal 2025 ini, kami telah meluncurkan Porang Cassava dengan harga kompetitif dan sesuai dengan gaya hidup sehat. Ke depan, kami akan terus mengembangkan produk beras sehat lainnya sebagai fokus utama," imbuh Budiman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya