Berita

Mike Waltz/Net

Global

Mike Waltz Mundur, Trump Tunjuk Menlu Marco Rubio sebagai Penasihat Keamanan

JUMAT, 02 MEI 2025 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan perombakan kabinet, pertama dalam 100 hari masa jabatannya, dengan menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio sebagai penasihat keamanan nasional sementara, menggantikan Mike Waltz yang mengundurkan diri.

Dalam pernyataan pada Kamis, 1 Mei 2025, Trump menyampaikan bahwa ia akan mencalonkan Waltz sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia juga menegaskan bahwa Marco Rubio tetap akan menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

"Dengan senang hati saya umumkan bahwa saya mencalonkan Mike Waltz sebagai Duta Besar AS berikutnya untuk PBB. Dari pengalaman di medan perang, Kongres, hingga posisi Penasihat Keamanan Nasional, Waltz telah berjuang keras demi kepentingan bangsa kita," tulis Trump di media sosial, dikutip dari AFP.


"Sementara itu, Marco Rubio akan menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional sambil tetap memimpin Departemen Luar Negeri. Bersama, kita akan terus berjuang untuk menjaga keamanan Amerika dan dunia," tambahnya.

Pergantian ini diumumkan tak lama setelah kabar beredar bahwa Waltz dan wakilnya, Alex Wong, keluar dari pemerintahan.

Waltz diketahui berada dalam tekanan setelah pada Maret lalu, pemimpin redaksi majalah The Atlantic mengungkap bahwa Waltz tanpa sengaja memasukkannya ke dalam grup obrolan aplikasi Signal. 

Dalam grup itu, para pejabat mendiskusikan rencana serangan terhadap kelompok pemberontak Houthi, termasuk jadwal keberangkatan jet tempur AS untuk membombardir target di Yaman. Pesan pertama dikirim hanya 30 menit sebelum serangan dimulai.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga mendapat sorotan atas keterlibatannya dalam skandal tersebut.

Waltz menjadi pejabat tingkat tinggi pertama yang mundur dari pemerintahan di periode kedua Trump.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya