Berita

Tangkapan layar bentrokan di Kemang, Jakarta Selatan/Repro

Nusantara

Negara seperti Tak Punya Harga Diri Akibat Premanisme

JUMAT, 02 MEI 2025 | 04:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bentrok antar kelompok di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu 30 April 2025 lalu, diduga karena rebutan lahan kosong.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengaku miris melihat aksi premanisme makin merajalela di depan mata publik.

Di kejadian menegangkan tersebut yang videonya viral, dua massa saling menyerang fisik lalu mengeluarkan senjata tajam dan senpi laras panjang.


Menurut Islah, negara serasa tidak mempunyai harga diri akibat premanisme dimana-mana.

"Negara ini serasa tidak punya harga diri. Suasana Haiti dan Papua Nugini semakin telanjang di depan mata setiap hari," kata Islah melalui akun X miliknya yang dikutip Jumat 2 Mei 2025.

Dengan adanya kekerasan dalam setiap masalah membuatnya merasa bangsa makin mundur dan negara jadi pengecut.

"Peradaban Indonesia semakin mundur tak terkendali. Bangsa ini serasa semakin primitif. Dan ironisnya, negara berkesan jadi pengecut di hadapan para preman," pungkas Islah.

Polisi menetapkan sembilan tersangka dari total 25 orang yang terlibat aksi bentrokan diduga menggunakan senapan angin di daerah Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu 30 April 2025.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Ade Rahmat Idnal mengonfirmasi penangkapan dan penetapan itu, sekaligus mengungkapkan barang bukti yang diamankan.

"25 orang (ditangkap). Senapan angin empat pucuk, tiga bilah parang. Sudah sembilan orang jadi tersangka," ujar Ade Rahmat kepada wartawan, Kamis 1 Mei 2025.




Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya